Mewawancarai turis asing


Ini adalah pengalaman gw beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 14 Februari 2013 kemarin saat gue dan teman-teman berwisata ke Sari Ater, Ciater, Subang.

Gw punya tugas Bahasa Indonesia untuk mewawancarai salah satu pengunjung yang ada di Sari Ater. Sewaktu kita sampai di Sari Ater, kelompok gw langsung nyari target narasumber nih. Sebenernya gw udah nunjuk-nunjuk 2 cowok kece berbaju biru, tapi si Hose kaga setuju, dia malah milih pasutri bermuka Chinese yang lagi duduk-duduk. Gak asik banget -_- tapi daripada kelamaan kita setuju aja dah, asal si Hose yang harus minta izin ke orang itu untuk diwawancara.

Penjurusan


IPA atau IPS? :/


Dan tiba saatnya murid-murid SMA kelas 10 memilih jurusan mereka. Heyho, yang punya jurusan bukan cuma anak SMK doang :P

Sayangnya, disini, atau di kota ini kita cuma punya 2 pilihan, IPA atau IPS. Kalo di daerah ada jurusan Bahasa, walaupun gak semuanya ada.

Razia


Salah satu hal yang paling ditakutin anak sekolahan, razia.

Berita akan adanya razia itu lebih cepat menular dari satu ke yang lain daripada virus. Kalo lu ngomong aja hari ini ada razia, 30 menit kemudian seisi sekolahan juga tau kalo hari ini ada razia. Begitulah yang namanya solidaritas para murid. Berusaha melindungi satu sama lain, yang penting masih sama-sama murid di sekolah yang sama, dan kamu bukan pengkhianat.

Berbagai cara dilakukan untuk menyembunyikan “barang-barang haram” yang kita bawa, dan murid jaman sekarang terlalu kreatif buat mikirin tempat persembunyian yang oke. Akan gw beberkan, tapi jangan bilang-bilang ya, ini rahasia yang cuma murid doang yang tau.

Tomodachi


Nggak ada yang bisa mengimbangi kekuatan persahabatan di dunia ini. Bener, gak? (lagi tobat, biasanya kan ngomongin cinta *ehh)

Watu itu nyokab gw pernah ngomong begini “Kamu tuh kalo mau nyari temen yang bener-bener temen, biasanya ketauan pas SMP. Kalo SMA mah.. dulu tuh mama punya temen SMP, sekarang udah di Kalimantan ngikut sama suaminya blablabla....”

Aha. Bener juga!

Mengenal SMPN 5 Tambun Selatan

Terletak di perumahan Griya Asri 2, Tambun Selatan, Bekasi. Pokoknya tanya aja deh sama anak-anak tamsel, siapa sih yang gak tau SMP gue ini? SMPN 5 Tambun Selatan atau lebih akrab disingkat “lhitam” (lima-tambun) atau juga dikenal dengan SMPN 35 Kab. Bekasi adalah SMP negeri yang berdiri pada tahun.... (cari sendiri). Sampai saat ini, gue gak tau kepala sekolahnya udah ganti berapa kali, ekskulnya ada apa aja, bahkan gue gak tau gue angkatan berapa! (parah) tapi, gue tau persis ada berapa kedai yang ada di kantin, 8. Dan harga-harga makanan juga minumannya, oh semoga harganya belom pada naik.

Penasaran? Ini dia foto-fotonya

Seperti


Seperti puisi yang kau tuliskan

Seperti nyanyi yang kau lantunkan

Seperti senyum yang kau sunggingkan

Seperti pandang yang kau kerlingkan

Seperti cinta yang kau berikan

Aku tak pernah, tak pernah merasa cukup.




Puisi dari Maryamah Karpov karya Andrea Hirata.

Kamu yang tidak mungkin membaca ini (2)


Hei, kamu.

Kenapa kamu begitu dingin?

Kenapa kamu diam saja?

Kemana perginya senyum yang kau singgungkan tiap pagi itu?

Kamu yang tidak mungkin membaca ini


Ingatkah kamu sata kita pertama bertemu? Ingat saat kedua pasang mata ini beradu untuk sepersekian detik? Aku tidak percaya pada cinta pada pandangan pertama, dan aku masih tidak percaya. Tapi jika hari itu kita tidak dipertemukan, selamanya, kita tidak akan dipertemukan.
Aku ingin mengenalmu.. lebih jauh...

Siapa kamu?

Sepatu baru


Masuk SMA ini, gw dibeliin sepatu baru. Sepatu tali NB warna item ukuran 37, walaupun ukurannya kecil masih longgar loh gw pake (emang dasarnya kaki gw kecil). Emak gw prihatin sama sepatu yang selama 2 tahun gw pake waktu SMP yang seumur-umur cuman pernah dicuci 3 kali itu. Padahal sebenernya gw masih sayang sama itu sepatu. Walaupun udah jelek, warnanya pudar, buluk, jebol, dan klemar-klemer.. tapi masih nyaman dipake (seenggaknya buat gw).

Sepatu baru ini mulai gw pake waktu hari pertama belajar efektif di SMA. Pada minggu ke 2, waktu hari selasa pas pelajaran olahraga, gw pake sepatu baru itu dan seragam olahraga. Waktu itu kita pemanasan lari mundur, lari samping, lari sprint.

Ulangan matematika cetaarrr membahana


Siapa sih yang gak benci pelajaran matematika?

Kalo gw ibaratkan ya, perbandingan anak yang berhasil dan tidak berhasil dalam pelajaran matematika adalah 1:7. “berhasil” tersebut diartikan mengerti dan bisa menyelesaikan soal matematika, bukan berarti tiap ulangan dapet nilai 10.

Waktu pertama gue masuk SMA, guru matematika gue, namanya bu Wahyu. Pas dia dateng, dia cuman bilang “Ass, wr wb. Nama ibu Wahyu blablabla (nama panjangnya lupa). Kita langsung masuk materi pertama yaitu mengenai eksponen. Yak ada yang tau apa itu eksponen?”

Pendakian Gunung Sigandul (Gunung Stlerep) via Dadapan

Gunung Sigandul atau yang juga dikenal sebagai Gunung Stlerep terletak di Kecamatan Wonoboyo Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Lokasi ...